• Senarai

    "Tugas kemanusiaan kita sebagai hamba Tuhan adalah jujur," itu salah satu prinsip hidup yang membimbingku meniti kehidupan.

    Jujur berarti kita membuka hati dan pikiran kita selapang-lapangnya, tanpa pretensi apapun saat menjalani kehidupan. Jujur berarti tak memiliki setitik apapun yang kita sembunyikan dari Tuhan dan juga manusia. Jujur adalah menyatakan apa-adanya, walaupun itu mungkin merugikan kepentingan pribadi kita dan kelompok kita.

    Setelah jujur, kita belajar bersetia dengan kejujuran kita. Tak mudah untuk bersetia, sebab banyak hal yang berusaha merintangi kita. Itu mungkin kepentingan kita, ketakutan kita, keinginan kita, atau apapun yang melekat dalam diri kita. Di dalam kesetiaan, kita berusaha agar setiap keputusan kita tidak didorong oleh ketakutan atau keinginan, tetapi oleh nurani yang jujur itu.

    Dan sebagai pondasi dari kejujuran dan kesetiaan adalah kecintaan kita yang utuh kepada Tuhan, kebenaran, dan kemanusiaan. Tak ada pretensi buruk apapun yang boleh bersemi di hati dan pikiran kita, bahkan terhadap orang yang bersikap jahat dan memusuhi kita.

    Melalui blog ini, aku sedang belajar jujur dan bersetia dengan nuraniku.

Mengapa harus buang energi untuk Fitna?

Apa sih yang bisa dilukai dan disakiti oleh film Fitna? Apakah kemuliaan Tuhan dan Islam akan hilang karena film Fitna? Mengapa harus pusing dengan opini satu orang bernama Geert Wilders?

Begitulah kira-kira pendapatku. Menurutku, terlalu banyak energi sia-sia untuk merespon Fitna dan opini-opini mengenai sebuah agama/keyakinan. Kalau ada yang benar tapi menyakitkan, ya sudah dijadikan refleksi untuk perbaikan diri. Kalau ada yang salah, selesaikan secara hukum dan dengan cara yang beradab. Nggak usah buang-buang energi dan marah-marah, apalagi melakukan tindakan anarkis.

Mengapa begitu takut dengan Fitna? Seberapa otoritas dan kredibilitas Geert Wilders sehingga pesannya dianggap penting? Apakah memang ada sebagian pesan itu yang benar, tapi menyakitkan dan ingin ditutupi dari realitas?

Menurutku, kebesaran Tuhan dan ajaran-Nya tidak bisa direndahkan oleh opini siapapun. Yang membuat ajaran Tuhan itu menjadi nista bukan para penghina, tetapi perilaku pemeluk ajaran itu sendiri. Kalau pemeluk sebuah ajaran bermoral, anti-kekerasan dan membuktikan hidupnya bermanfaat buat semesta, tak ada fitnah apapun yang dapat meruntuhkan-Nya.

4 Tanggapan

  1. SETUJU

    GOD NEVER BE BEATEN BY OPINION.

    apalagi fitna, yang udah jelas ga jelas..

  2. Saya setuju dengan pernyataan Pak Sumardiono. Mempermasalahkan agama itu sama dengan buang-buang waktu dan tenaga. No offence and peace 4 ever!

  3. BENAR.
    Kebesaran TUHAN tidak bisa direndahkan oleh ulah manusia. Sudah banyak film2 dari negeri Paman Sam yg dibuat dengan (sengaja/tidak sengaja) melecehkan sosok Yesus. Sudah banyak pula iklan2 komersial yang dibuat dengan menampilkan sosok Yesus. iklan Coca Cola. iklan Peugeot. iklan Harley-Davidson. dan lain2. mayoritas iklan komersial tsb menampilkan sosok Yesus secara konyol (KONYOL, dalam arti yang sebenarnya).
    Yesus juga pernah difilmkan sebagai seorang tokoh yang memimpin geng homoseksual.

    Pernahkan kita mendengar umat Kristiani (Nasrani) melakukan protes?

    Kita sadar sepenuhnya siapa Yesus dalam kehidupan umat Kristiani. Kita sadar sepenuhnya bahwa film2 dan iklan2 tsb hanyalah suatu karya seni yang tidak ada hubungannya dengan agama, dan tidak berpengaruh thd iman kita.

  4. protes kan wajar ya. buktinya umat krisitani pernah mendemo/protes adanya gereja setan, protes tentang film-film bertema Yesus yang memiliki pesan dan fakta menyimpang, protes tentang aborsi yg gak sesuai dengan norma agama kristiani.
    protes itu biasa aja… bukan hal yang memalukan. wong manusia itu punya mulut…

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: