• Senarai

    "Tugas kemanusiaan kita sebagai hamba Tuhan adalah jujur," itu salah satu prinsip hidup yang membimbingku meniti kehidupan.

    Jujur berarti kita membuka hati dan pikiran kita selapang-lapangnya, tanpa pretensi apapun saat menjalani kehidupan. Jujur berarti tak memiliki setitik apapun yang kita sembunyikan dari Tuhan dan juga manusia. Jujur adalah menyatakan apa-adanya, walaupun itu mungkin merugikan kepentingan pribadi kita dan kelompok kita.

    Setelah jujur, kita belajar bersetia dengan kejujuran kita. Tak mudah untuk bersetia, sebab banyak hal yang berusaha merintangi kita. Itu mungkin kepentingan kita, ketakutan kita, keinginan kita, atau apapun yang melekat dalam diri kita. Di dalam kesetiaan, kita berusaha agar setiap keputusan kita tidak didorong oleh ketakutan atau keinginan, tetapi oleh nurani yang jujur itu.

    Dan sebagai pondasi dari kejujuran dan kesetiaan adalah kecintaan kita yang utuh kepada Tuhan, kebenaran, dan kemanusiaan. Tak ada pretensi buruk apapun yang boleh bersemi di hati dan pikiran kita, bahkan terhadap orang yang bersikap jahat dan memusuhi kita.

    Melalui blog ini, aku sedang belajar jujur dan bersetia dengan nuraniku.

Apakah sikap mereka bukan makar?

Dalam berbagai kesempatan, Abu Bakar Ba’asyir dkk selalu menceramahkan kritik-kritik terhadap bentuk NKRI. Didasarkan pada keyakinannya terhadap ajaran Islam (versinya), dia selalu menyerukan pembentukan khilafah dan menjadikan syariat Islam sebagai dasar hukum Indonesia.

Padahal, sudah jelas bahwa NKRI berdiri atas dasar Pancasila dan UUD 1945. Apakah ceramah-ceramah Abu Bakar Ba’asyir itu bukan seruan untuk mengganti dasar dan ideologi negara?

Aku bukan ahli hukum tatanegara dan keamanan. Just wondering… seruan untuk mengganti dasar negara Republik Indonesia yang dinyatakan secara terbuka dalam ceramah-ceramah di muka umum di berbagai kota itu tidak apa-apa ya? Itu bukan seruan untuk makar ya?

Lalu, apa arti Pancasila dan UUD 1945 yang sudah disepakati di negeri ini bagi mereka? Hmmm…. ternyata menyerukan secara terbuka dan mengumpulkan massa untuk mengganti dasar negara di negeri ini boleh-boleh saja.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: