• Senarai

    "Tugas kemanusiaan kita sebagai hamba Tuhan adalah jujur," itu salah satu prinsip hidup yang membimbingku meniti kehidupan.

    Jujur berarti kita membuka hati dan pikiran kita selapang-lapangnya, tanpa pretensi apapun saat menjalani kehidupan. Jujur berarti tak memiliki setitik apapun yang kita sembunyikan dari Tuhan dan juga manusia. Jujur adalah menyatakan apa-adanya, walaupun itu mungkin merugikan kepentingan pribadi kita dan kelompok kita.

    Setelah jujur, kita belajar bersetia dengan kejujuran kita. Tak mudah untuk bersetia, sebab banyak hal yang berusaha merintangi kita. Itu mungkin kepentingan kita, ketakutan kita, keinginan kita, atau apapun yang melekat dalam diri kita. Di dalam kesetiaan, kita berusaha agar setiap keputusan kita tidak didorong oleh ketakutan atau keinginan, tetapi oleh nurani yang jujur itu.

    Dan sebagai pondasi dari kejujuran dan kesetiaan adalah kecintaan kita yang utuh kepada Tuhan, kebenaran, dan kemanusiaan. Tak ada pretensi buruk apapun yang boleh bersemi di hati dan pikiran kita, bahkan terhadap orang yang bersikap jahat dan memusuhi kita.

    Melalui blog ini, aku sedang belajar jujur dan bersetia dengan nuraniku.

Apakah masalah Ahmadiyah selesai?

Kemarin (15/1/2008) rapat Bakorpakem memutuskan tak melarang Jemaat Ahmadiyah di Indonesia. Dengan mediasi Depag, Jemaat Ahmadiyah mengeluarkan sebuah maklumat yang berisi 12 hal mengenai keyakinannya. Pada hari yang sama, media massa memberitakan aksi sebagian umat Islam di Bandung yang menuntut pelarangan Ahmadiyah.

Akankah masalah kekerasan-kekerasan yang dilakukan terhadap Jemaat Ahmadiyah di Indonesia akan selesai? Mudah-mudahan, walaupun secara pribadi aku tidak yakin. Negara sudah mengambil keputusan yang tepat untuk melindungi warga negaranya berdasarkan Konstitusi.

Masalahnya; apakah MUI, FUI dan kawan-kawan itu percaya dengan pernyataan Jemaat Ahmadiyah, khususnya mengenai masalah kenabian Mirza Ghulam Ahmad? Padahal MUI sudah memaklumkan Jemaat Ahmadiyah sesat dan selalu merujuk pada Liga Muslim Dunia (Rabithah Alam Islami) serta praktek di beberapa negara yang menjalankan syariat Islam seperti Arab Saudi dan Pakistan.

Kita akan melihat reaksi MUI dan aliansi pendukungnya dalam beberapa waktu ke depan.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: