• Senarai

    "Tugas kemanusiaan kita sebagai hamba Tuhan adalah jujur," itu salah satu prinsip hidup yang membimbingku meniti kehidupan.

    Jujur berarti kita membuka hati dan pikiran kita selapang-lapangnya, tanpa pretensi apapun saat menjalani kehidupan. Jujur berarti tak memiliki setitik apapun yang kita sembunyikan dari Tuhan dan juga manusia. Jujur adalah menyatakan apa-adanya, walaupun itu mungkin merugikan kepentingan pribadi kita dan kelompok kita.

    Setelah jujur, kita belajar bersetia dengan kejujuran kita. Tak mudah untuk bersetia, sebab banyak hal yang berusaha merintangi kita. Itu mungkin kepentingan kita, ketakutan kita, keinginan kita, atau apapun yang melekat dalam diri kita. Di dalam kesetiaan, kita berusaha agar setiap keputusan kita tidak didorong oleh ketakutan atau keinginan, tetapi oleh nurani yang jujur itu.

    Dan sebagai pondasi dari kejujuran dan kesetiaan adalah kecintaan kita yang utuh kepada Tuhan, kebenaran, dan kemanusiaan. Tak ada pretensi buruk apapun yang boleh bersemi di hati dan pikiran kita, bahkan terhadap orang yang bersikap jahat dan memusuhi kita.

    Melalui blog ini, aku sedang belajar jujur dan bersetia dengan nuraniku.

12 butir pernyataan Jemaat Ahmadiyah

Tertanggal 14 Januari 2008, Jemaat Ahmadiyah mengeluarkan 12 butir pernyataan setelah melalui rentetan dialog dengan Departemen Agama. Pernyataan itu terkait dengan rapat Pakem yang akhirnya menetapkan bahwa negara tak melarang Jemaat Ahmadiyah.

Berikut ini 12 pernyataan itu:

1. Kami warga Jemaat Ahmadiyah sejak semula meyakini dan mengucapkan dua kalimah syahadat sebagaimana yang diajarkan oleh Yang Mulia Nabi Muhammad Rasulullah SAW, yaitu Asyhaduanlaa-ilaaha illallahu wa asyhadu anna Muhammadar Rasullulah, artinya: aku bersaksi bahwa sesungguhnya tiada tuhan selain Allah dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya Muhammad adalah Rasulullah.

2. Sejak semula kami warga jemaat Ahmadiyah meyakini bahwa Muhammad Rasulullah adalah Khatamun Nabiyyin (nabi penutup).

3. Di antara keyakinan kami bahwa Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad adalah seorang guru, mursyid, pembawa berita dan peringatan serta pengemban mubasysyirat, pendiri dan pemimpin jemaat Ahmadiyah yang bertugas memperkuat dakwah dan syiar Islam yang dibawa oleh nabi Muhammad SAW.

4. Untuk memperjelas bahwa kata Rasulullah dalam 10 syarat bai’at yang harus dibaca oleh setiap calon anggota jemaat Ahmadiyah bahwa yang dimaksud adalah nabi Muhammad SAW, maka kami mencantumkan kata Muhammad di depan kata Rasulullah.

5. Kami warga Ahmadiyah meyakini bahwa

a. tidak ada wahyu syariat setelah Al-Quranul Karim yang diturunkan kepada nabi Muhammad.
b. Al-Quran dan sunnah nabi Muhammad SAW adalah sumber ajaran Islam yang kami pedomani.

6. Buku Tadzkirah bukan lah kitab suci Ahmadiyah, melainkan catatan pengalaman rohami Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad yang dikumpulkan dan dibukukan serta diberi nama Tadzkirah oleh pengikutnya pada 1935, yakni 27 tahun setelah beliau wafat (1908).

7. Kami warga jemaat Ahmadiyah tidak pernah dan tidak akan mengkafirkan orang Islam di luar Ahmadiyah, baik dengan kata maupun perbuatan.

8. Kami warga jemaat Ahmadiyah tidak pernah dan tidak akan menyebut Masjid yang kami bangun dengan nama Masjid Ahmadiyah.

9. Kami menyatakan bahwa setiap masjid yang dibangun dan dikelola oleh jemaat Ahmadiyah selalu terbuka untuk seluruh umat Islam dari golongan manapun.

10. Kami warga jemaat Ahmadiyah sebagai muslim melakukan pencatatan perkawinan di Kantor Urusan Agama dan mendaftarkan perkara perceraian dan perkara lainnya berkenaan dengan itu ke kantor Pengadilan Agama sesuai dengan perundang-undangan.

11. Kami warga jemaat Ahmadiyah akan terus meningkatkan silaturahim dan bekerja sama dengan seluruh kelompok/golongan umat Islam dan masyarakat dalam perkhidmatan sosial kemasyarakat untuk kemajuan Islam, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

12. Dengan penjelasan ini, kami pengurus Besar Jemaat Ahmadiyah Indonesia mengharapkan agar warga Jemaat Ahmadiyah khususnya dan umat Islam umumnya serta masyarakat Indonesia dapat memahaminya dengan semangat ukhuwah Islamiyah, serta persatuan dan kesatuan bangsa.

Jakarta, 14 Januari 2008

PB Jemaat Ahmadiyah Indonesia

H. Abdul Basit
Amir

Mengetahui (disertai tanda tangan)
1. Prof. Dr. H.M. Atho Mudzhar (Kabalitbang dan Diklat Depag RI)
2. Prof. Dr. H. Nasarudin Umar, MA (Dirjen Bimas Islam Depag RI)
3. Prof. Dr. H. Azyumardi Azra, MA (Deputi Seswapres Bidang Kesra)
4. Drs. Denny Herdian MM (Ditjen Kesbangpol Depdagri)
5. Ir. H. Muslich Zainal Asikin, MBA, MT (Ketua II Pedoman Besar Gerakan Ahmadiyah Indonesia – GAI)
6. KH Agus Miftah (Tokoh masyarakat)
7. Irjen Pol. Drs. H. Saleh Saaf (Kaba Intelkam Polri)
8. Prof. Dr. HM Ridwan Lubis (Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)
9. Ir. H. Anis Ahmad Ayyub (Anggota Pengurus Besar JAI)
10. Drs. Abdul Rozzaq (Anggota Pengurus Besar JAI)

4 Tanggapan

  1. […] Ahmadiyah mengkompromikan imannya? Ditulis pada Januari 16, 2008 oleh sumardiono Dari 12 pernyataan yang dikeluarkan Jemaat Ahmadiyah, aku memiliki sedikit renungan dan pertanyaan […]

  2. saya hanya ingin bertanya pada jemaat ahmadiyah satu saja dan pendek. KALAU MEMANG AHMADIYAH AJARANNYA SAMA DENGAN ISLAM, KENAPA HARUS MASUK ALIRAN AHMADIYAH? TOH SELAMA INI KAN UMATNYA ISLAM JUGA KAN…JADI KENAPA HARUS MEMAKAI KATA AHMADIYAH LAGI? BUKANKAH ISLAM CUMA ADA SATU YAITU PENGIKUT ALLAH DAN MUHAMMAD RASULNYA ? jadi kesimpulannya adalah benar kecurigaan selama ini bahwa ahmadiyah ini sebenarnya adalah bentukan orang2 kristen yang berada di london. kalo memang benar si mirza gulam ahmad itu, kenapa orang india sendiri atau pakistan tidak mau mengikutinya? kita tahu bahwa agama yang besar diindia adalah hindu dan sikh justru. karena itu sadarlah hai orang2 indonesia yang mengikuti ahmadiyah, jika anda mengikuti 12 butir kesepakatan yang ditulis pengurus ahmadiyah tersebut berarti anda tidak perlu lagi masuk jamaah ahmadiyah karena 100 % anda sudah penganut islam tanpa embel2 ahmadiyah lagi !
    ingat kisah ini sama halnya dengan kisah paulus yang mengaku mendapat perintah dari yesus untuk menyebarkan keyakinannya yang salah satunya merumuskan trinitas yang mengakui ketuhanan yesus. padahal jelas2 kita tahu yesus atau nabi isa as adalah nabi pembawa al kitab yang juga diyakini di alqur’an. jadi kesimpulannya paulus lah yang merusak ajaran yesus dengan mengaku2 sebagai utusan terakhirnya.
    contoh yang paling dekat lagi, masih ingat dengan seorang ahmad mossadeq yang mengaku sebagai AL MASIH AL MAWUUD ? apa bedanya orang ini dengan mirza gulam ahmad? dia juga seorang manusia yang mengaku diutus sebagai pembawa ajaran terakhir alias nabi. tapi tujuannya sebenarnya ahanya satu, memecah belah islam agar pengikut islam bingung.
    Ketika sudah diteror sedemikian rupa, jemaat ahmadiyah malah melakukan kompromi dengan mengatakan bahwa mirza gulam ahmad bukanlah nabi bagi mereka. padahal silahkan buka website mereka di http://www.ahmadiyah.org atau http://www.ahmadiyah.info. disitu jelas jelas mereka menyebut mirza gulam ahmad dengan menambahi embel2 “as” selayaknya seorang nabi. yang dilakukan sekarang ini hanyalah bukti dari ketakutan mereka karena sudah terpojok. tetapi sbenarnya mereka tetap menjalankan keyakinan spt itu. tetapi yang lebih anehnya lagi mengapa pemerintah gampang dapat dikibulin spt itu ? apakah mereka tidak meneliti situs2 ataupun data2 ahmadiyah? spt yang dilakukan tim pencari fakta MUI ? pemerintah hanya menilai atas dasar pengakuan. mana ada maling ngaku maling? ataukah pemerintah menganggap ahmadiyah telah bertobat? tapi adakah sebuah keyakinan dasar bisa diubah apalagi ahmadiyah ini sudah mendunia? dinegaranya saja ditolak itulah mengapa mereka pindah ke london ( negara non muslim ). seandainya saya bukan seorang muslim sekalipun tentu akan muntah, jijik dan tidak simpati lagi dgn ahmadiyah, sebab ini adalah bukan sebuah agama melainkan akal akalan politik yg bertujuan merusak sebuah agama lain (islam) karena mereka tidak konsisten terhadap agamanya sendiri. mana ada agama yang bisa berkompromi terhadap akidahnya? coba kita analisa ada apa dibalik ini semua? saya tidak menyalahkan jamaah ahmadiyah indonesia, karena mereka adalah saudara2ku yang menjadi korban penipuan orang2 london yang ingin merusak islam.
    wahai umat Islam indonesia, kita janganlah terlalu terpancing emosi terhadap munculnya aliran yang mengaku2 islam sebagaimana ahmadiyah ini. sebab alqur’an sendiri telah menuliskan hal ini jauh sebelum hari ini. disitu telah di ramalkan bahwa islam akan terpecah, dan ketika dunia akan kiamat akan banyak bermunculan orang2 yang mengaku sebagai nabi ataupun perpecahan dalam islam sendiri. jadi sebenarnya umat islam tidak perlu marah melainkan bersyukur bahwa apa yang telah dituliskan di alqur’an ternyata semuanya telah terbukti dimasa kini dan itu semakin menguatkan aqidah kita pada keislaman kita bahwa inilah kitab yang benar. JIKA AHMADIYAH TIDAK ADA MAKA YANG DIKATAKAN QUR’AN SELAMA INI TENTU SALAH. BAHWA MEMANG AKAN DATANG RANG2 YANG AKAN MENGHANCURKAN ISLAM DAN MEREKA TIDAK AKAN RELA SAMPAI AGAMA ISLAM ITU HANCUR, SEKALIPUN HARUS MENYARU ( MENYAMAR ) MENJADI AGAMA YANG SEAKAN AKAN ISLAM BUNGKUSNYA TETAPI SEBENARNYA DIBUAT OLEH ORANG KAFIR SENDIRI UNTUK MEMECAH BELAH DAN MENGHANCURKAN ISLAM YG DIBAWA OLEH RASULULLAH SAW !

  3. […] Ditulis pada Januari 17, 2008 oleh sumardiono Seperti diperkirakan, MUI tidak mempercayai 12 butir pernyataan yang dibuat pengurus Jemaat Ahmadiyah dengan moderasi dari Depag. MUI tetap bersikukuh tentang fatwanya terhadap Ahmadiyah. Forum Umat […]

  4. […] Selama ini, ajaran Ahmadiyah divonis sebagai penyimpangan dari Islam karena ditengarai memiliki nabi “penerus” setelah Muhammad, serta kitab suci selain Al-Qur’an. Nabi yang dimaksud adalah Mirza Gulam Ahmad, pendiri Jama’ah Ahmadiyah. Namun, berkali-kali pentolan Jama’ah Ahmadiyah menyuarakan klarifikasinya atas hal tersebut. Mereka menyatakan bahwa Ahmadiyah sepenuhnya mengimani Allah dan Rasul terakhir, sebagaimana ummat Muslim lainnya. Terakhir, mereka mengeluarkan 12 butir pernyataan resmi untuk memperjelas kesimpang-siuran pengetahuan masyarakat terhadap ajaran ini. (lihat di sini) […]

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: