• Senarai

    "Tugas kemanusiaan kita sebagai hamba Tuhan adalah jujur," itu salah satu prinsip hidup yang membimbingku meniti kehidupan.

    Jujur berarti kita membuka hati dan pikiran kita selapang-lapangnya, tanpa pretensi apapun saat menjalani kehidupan. Jujur berarti tak memiliki setitik apapun yang kita sembunyikan dari Tuhan dan juga manusia. Jujur adalah menyatakan apa-adanya, walaupun itu mungkin merugikan kepentingan pribadi kita dan kelompok kita.

    Setelah jujur, kita belajar bersetia dengan kejujuran kita. Tak mudah untuk bersetia, sebab banyak hal yang berusaha merintangi kita. Itu mungkin kepentingan kita, ketakutan kita, keinginan kita, atau apapun yang melekat dalam diri kita. Di dalam kesetiaan, kita berusaha agar setiap keputusan kita tidak didorong oleh ketakutan atau keinginan, tetapi oleh nurani yang jujur itu.

    Dan sebagai pondasi dari kejujuran dan kesetiaan adalah kecintaan kita yang utuh kepada Tuhan, kebenaran, dan kemanusiaan. Tak ada pretensi buruk apapun yang boleh bersemi di hati dan pikiran kita, bahkan terhadap orang yang bersikap jahat dan memusuhi kita.

    Melalui blog ini, aku sedang belajar jujur dan bersetia dengan nuraniku.

Bakor Pakem Bahas Ahmadiyah minggu depan

Minggu depan (Selasa, 8/1/2008), Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat (Bakor Pakem) Pusat yang berada di bawah koordinasi Kejaksaan Agung akan mengadakan rapat untuk membahas perlu tidaknya pelarangan Jemaat Ahmadiyah di Indonesia.

Pertemuan ini diselenggarakan atas desakan MUI dan beberapa lembaga Islam yang mendorong pemerintah untuk melarang Ahmadiyah di Indonesia, antara lain Forum Ukhuwah Islamiyah Indonesia (FUII), Lembaga Penelitian dan Pengkajian Islam (LPPI), dan Persatuan Islam (Persis).

Berita selengkapnya.

***

Ini akan menjadi hari yang berat buat Jemaat Ahmadiyah. Setelah bertahun-tahun mengalami penganiayaan dari sebagian golongan umat Islam di berbagai penjuru Indonesia (yang mendasarkan diri pada fatwa MUI), Jemaat Ahmadiyah bukan mendapatkan perlindungan dan pertolongan dari negara. Keadaan justru semakin buruk buat Jemaat Ahmadiyah.

Dari Eden, aku mendapat berita bahwa Ruhul Kudus menasihatkan kepada Jemaat Ahmadiyah untuk menegaskan ketauhidannya dan menyatakan diri keluar dari Islam. Walaupun pasti berat dan susah, itulah jalan keselamatan dari Tuhan yang sedang ditunjukkan Tuhan untuk Jemaat Ahmadiyah. Pesan itu sudah dikomunikasikan kepada Jemaat Ahmadiyah beberapa waktu yang lalu.

Pesan yang dinyatakan oleh Eden itu adalah petunjuk dari Tuhan untuk melepaskan diri dari umat Islam yang sedang dinubuatkan melalui Eden akan mengalami proses radikalisasi dan pembusukan internal. Nubuah ini sangat buruk dan tidak enak disebutkan,  tetapi teman-teman Eden mengambil resiko menyampaikan pesan dan peringatan Tuhan agar umat Islam mencegah proses radikalisasi yang sedang terjadi. Walaupun pesan itu untuk kebaikan umat Islam, pesan itu dapat saja dimaknai sebagai penistaan terhadap Islam sebagaimana yang dialami kaum Eden saat ini.

Kalau Ahmadiyah benar-benar jadi dilarang oleh pemerintah, ini akan menjadi pijakan besar untuk proses radikalisasi yang sedang berlangsung.

Doaku untuk teman-teman Ahmadiyah, umat Islam dan bangsa Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: