• Senarai

    "Tugas kemanusiaan kita sebagai hamba Tuhan adalah jujur," itu salah satu prinsip hidup yang membimbingku meniti kehidupan.

    Jujur berarti kita membuka hati dan pikiran kita selapang-lapangnya, tanpa pretensi apapun saat menjalani kehidupan. Jujur berarti tak memiliki setitik apapun yang kita sembunyikan dari Tuhan dan juga manusia. Jujur adalah menyatakan apa-adanya, walaupun itu mungkin merugikan kepentingan pribadi kita dan kelompok kita.

    Setelah jujur, kita belajar bersetia dengan kejujuran kita. Tak mudah untuk bersetia, sebab banyak hal yang berusaha merintangi kita. Itu mungkin kepentingan kita, ketakutan kita, keinginan kita, atau apapun yang melekat dalam diri kita. Di dalam kesetiaan, kita berusaha agar setiap keputusan kita tidak didorong oleh ketakutan atau keinginan, tetapi oleh nurani yang jujur itu.

    Dan sebagai pondasi dari kejujuran dan kesetiaan adalah kecintaan kita yang utuh kepada Tuhan, kebenaran, dan kemanusiaan. Tak ada pretensi buruk apapun yang boleh bersemi di hati dan pikiran kita, bahkan terhadap orang yang bersikap jahat dan memusuhi kita.

    Melalui blog ini, aku sedang belajar jujur dan bersetia dengan nuraniku.

MUI minta masjid Ahmadiyah dibuka

MUI menolak hubungan antara fatwanya dengan penyerangan terhadap Jemaat Ahmadiyah di Manislor Kuningan. Demikian kata Amidhan, ketua MUI, sebagaimana yang diberitakan Myrmnews. Penyerbuan itu menurut dugaannya adalah karena provokasi dan berbagai masalah yang sedang dialami penduduk di Kuningan.

Tapi, Amidhan juga menyatakan kecamannya terhadap aksi penyerangan itu. Dia juga meminta aparat keamanan membuka masjid Ahmadiyah dan aparat menjaga masjid tersebut.

Aku belum tahu seberapa tulus pernyataan Amidhan itu. Sebab, di bagian akhir pemberitaan itu Amidhan tetap mengajukan berbagai persyaratan kepada Jemaat Ahmadiyah agar tetap dianggap masuk dalam komunitas Islam. Kalau tidak mau, berarti Jemaat Ahmadiyah tidak boleh menggunakan atribut-atribut Islam. Begitu kata Amidhan.

Kalau tidak mau menuruti syarat MUI, berarti masjidnya nggak boleh dibuka donk karena masjid itu adalah atribut Islam?

(***bingung, mana yang bener nih… boleh dibuka nggak?***)

4 Tanggapan

  1. lain dimulut, lain dihati rupanya!

  2. MUI ngeluarin fatwa sesat pada yang nyerang aja. Atau yang nyerang bukan tindakan sesat ya?

  3. amidhan ngomong pas bangun tidur,,,jadi….ngelantur,,,

  4. antara MUI dan penyerang2 tsb jelas berbeda. MUI hanya mengeluarkan fatwa dan rekomendasi larangan ajaran tanpa bisa memaksa pemerintah.
    penyerang2 tsb? itu sih orang2 yg gak mau turut sm nasihat ulama ttg ajaran anti kekerasan dan anarkisme.
    jadi beda kan?
    ahmadiyah gimana?
    minta saja pengakuan dari pemerintah sebagai agama baru.
    langkah yg sama dpt dilakukan ajaran Eden. jadi ga usah bawa-bawa sistem ajaran agama lain dlm dakwah nya.
    jadi beres kan…

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: