• Senarai

    "Tugas kemanusiaan kita sebagai hamba Tuhan adalah jujur," itu salah satu prinsip hidup yang membimbingku meniti kehidupan.

    Jujur berarti kita membuka hati dan pikiran kita selapang-lapangnya, tanpa pretensi apapun saat menjalani kehidupan. Jujur berarti tak memiliki setitik apapun yang kita sembunyikan dari Tuhan dan juga manusia. Jujur adalah menyatakan apa-adanya, walaupun itu mungkin merugikan kepentingan pribadi kita dan kelompok kita.

    Setelah jujur, kita belajar bersetia dengan kejujuran kita. Tak mudah untuk bersetia, sebab banyak hal yang berusaha merintangi kita. Itu mungkin kepentingan kita, ketakutan kita, keinginan kita, atau apapun yang melekat dalam diri kita. Di dalam kesetiaan, kita berusaha agar setiap keputusan kita tidak didorong oleh ketakutan atau keinginan, tetapi oleh nurani yang jujur itu.

    Dan sebagai pondasi dari kejujuran dan kesetiaan adalah kecintaan kita yang utuh kepada Tuhan, kebenaran, dan kemanusiaan. Tak ada pretensi buruk apapun yang boleh bersemi di hati dan pikiran kita, bahkan terhadap orang yang bersikap jahat dan memusuhi kita.

    Melalui blog ini, aku sedang belajar jujur dan bersetia dengan nuraniku.

Ahmadiyah Kuningan: 8 rumah dibakar, 2 masjid rusak berat

Baru saja selesai menulis tentang peristiwa penyerbuan Ahmadiyah di Manislor, Kuningan, aku mendapat update dari Asfinawati (Direktur LBH Jakarta) mengenai perkembangan situasi di sana. Kondisinya sangat mencekam dan mengerikan.

8 RUMAH DIBAKAR, 2 MESJID RUSAK BERAT, 7 ORANG LUKA TUSUK, IBU2&ANAK2 SEDANG DIUNGSIKAN TAPI LAKI2 MASIH BERTAHAN.

NEGOSIASI MASIH DILAKUKAN DENGAN APARAT PENEGAK HUKUM DI SANA, SALAH SEORANG KOMANDAN MENGATAKAN : ASALKAN DARI PUSAT BISA MENUNJUKKAN MEREKA TIDAK SESAT, MAKA PENYERANG YANG JUMLAHNYA 3.000-AN ORANG BISA DIUSIR.

Ternyata aparat penegak hukum (polisi dan tentara) benar2 tidak tahu hukum. Kalau sesat maka boleh dibunuh, dirusak harta bendaknya, bahkan rumah ibadah sekalipun. Lebih parah lagi, kesesatan itu hanya didorong oleh segelintir orang tanpa melalui proses hukum.

2 Tanggapan

  1. […] (setelah itu terjadi penyerangan kembali terhadap Jemaat Ahmadiyah Kuningan, pada 18 Desember 2007) […]

  2. Numpang komen…Kembali lagi ke hakikat sebuah agama itu apa?? Memangnya yang menyerang itu udah benar – benar baik akhlak hidupnya…atau mencerminkan agamanya…Wong buktinya malah niat buat membunuh kok, jadi sebenernya merekalah yang SESAT!!!! Jangan belaga jadi Tuhan lah…karena hanya Tuhanlah yang berhak menghakimi manusia….Dan Tuhan tidak perlu di bela…( …..cabutttt) JUST THINK PROPERLY, USE YOUR BRAIN AND HEART…

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: