Namaku, Sumardiono, tinggal di Jakarta-Indonesia. Aku mengenal Salamullah/Eden pada akhir 1997 dan menjadi anggota Salamullah/Eden hingga 14 Agustus 2007, saat aku dikeluarkan dari Eden.
Banyak hal yang kulihat, kurasakan, dan kualami. Ada masa pasang, ada masa surut. Sepanjang waktu aku dipenuhi gairah Cinta-Nya, tapi pada saat bersamaan kehendak-kehendak-Nya menyelimutiku dalam kegentaran. Satu sisi, aku berusaha mensucikan diri dan mengalahkan diriku sendiri. Di titik ini aku gagal dan belum berhasil. Di sisi lain, aku berusaha jujur di dalam persaksianku atas apa-apa yang kualami. Mudah-mudahan kejujuran ini dapat menjadi bekalku untuk mencintai-Nya.
Lahir di Madiun, 13 Mei 1969, aku menyelesaikan pendidikan di Teknik Informatika ITB dan Magister Manajemen LPPM Jakarta. Setelah kuliah, aku bekerja sebagai Rating Analyst di Pefindo dan BPPN sebelum mengundurkan diri pada 2001.
Walaupun tak menjadi anggota Komunitas Eden, aku tetap mengimani dan menghikmati pesan-pesan Tuhan yang sedang diturunkan-Nya di Eden. Di manapun dan kapanpun, aku ingin menjalani hidupku dengan sepenuh cintaku kepada Tuhan, kekasihku dan inspirasi seluruh hidupku.
this icon was made by the Portrait Illustration Maker
Wah, menari ini.
Salam kenal ah.
Upaya mengenal Sang Khalik adalah proses tiada akhir. Mari kita nikmati dan kita hidupi …
Salam Kenal
CB
Jarang orang yang terus mencari kedamaian dalam jiwanya…
salam…. kenapa keluar dari komunitas eden? adakah ceritanya?
lam kenal ^_^
Halo, salam kenal…
banyak hal yg telah aku alamin selama hidup ini..
dan akhir2 ini aku tertarik dengan fenomena aliran-aliran kepercayaan yg diberitakan di media massa…
aku merasakan dunia mulai berubah pada pergantian thn 1999-2000.. aku merasakan pergolakan jiwaku melihat dunia ini… yg pasti kurasakan saat itu adalah perubahan suhu udara.. setelah itu wafat nya orang2 suci di dunia yg sampai saat ini belum ada penggantinya.. seperti Mother Theresa, Paus Yohannes, mahatma Ghandi, dan orang2 lain yg mewartakan CINTA KASIH…
dan banyak lagi yg bisa kita rasakan sampai detik ini..
Dan dari semua itu, aku salut dengan adanya aliran2 baru yg mewartakan per damai an dan Cinta Kasih.
Ayo kalian jangan menyerah dalam perjuangan kalian… karena segala bentuk perjuangan yg berlandaskan CINTA adalah ajaran sebenarnya dari TUHAN sang Pencipta…
salam kenal mas, ini salah satu jemaah Lia Eden ya?(maaf)
Salam
Salut,,,
Semua keyakinan tentu berdasarkan kebenaran
TB
aku pernah “ketemu” Lia Eden di Polda ketika “jenguk” temen disana. di juga sedang di “jenguk”.
dan gak terlihat sebagai malaikat ya .. ato mungkin karena aku orang biasa ?
setiap pencarian diri harus dihargai ..
jika orang sudah “menemukan” untuk apa dia ada di dunia ini lagi?
salam kenal mas ..
btw, kita sama-sama “mencari” di bawah sinar lampu yang berbeda
Nindityo: Bunda Lia Eden memang manusia, bukan malaikat. Beliau digunakan lisan dan dirinya oleh Tuhan untuk menyampaikan pesan-Nya… Kalau pas lagi biasa, ya manusia biasa…
Yang diserukan adalah ajakan untuk ke Tuhan, apapun jalan yang digunakan…
Lia Eden pernah ketemu nabi atau rasul masa lalu nggak mas? Adakah ayat baru atau cerita baru yang nggak ada di kitab-kitab sebelumnya?
Salam,
SALAM DAMAI.
SALAM KENAL!!! << Terlalu semangat jadi pake kapital
salam kasih.
semoga site ini bisa mendinginkan hati kita semua. silakan kunjungi situs lembaga kami untuk pluralisme dan demokrasi di http://www.maulanusantara.wordpress.com. terimakasih
Salam kenal
Hormat saya,
inderakeenam
Woahhh~ ^^
salam kenal yah!! ^^
umm… samullah/eden itu apa ya?
LIA EDEN ITU ORANG GILA
MASAK KAYAK GITU NGAKU MALAIKAT JIBRIL
TRUS BAWA2 TONGKAT KAYAK MAK LAMPIR
MALAIKAT ITU NGGAK KAYAK GITU DEH.
TOBATLAH WAHAI PENGANUT LIA EDEN
LIA EDEN ITU STRESS MAKANYA DIA DIDATANGI SETAN
YANG MENJELMA DAN NGAKU JADI TUHAN DAN MALAIKAT
LIA EDEN SESAT 100000%
jalan setapak menggapai spiritualitas sejati