• Senarai

    "Tugas kemanusiaan kita sebagai hamba Tuhan adalah jujur," itu salah satu prinsip hidup yang membimbingku meniti kehidupan.

    Jujur berarti kita membuka hati dan pikiran kita selapang-lapangnya, tanpa pretensi apapun saat menjalani kehidupan. Jujur berarti tak memiliki setitik apapun yang kita sembunyikan dari Tuhan dan juga manusia. Jujur adalah menyatakan apa-adanya, walaupun itu mungkin merugikan kepentingan pribadi kita dan kelompok kita.

    Setelah jujur, kita belajar bersetia dengan kejujuran kita. Tak mudah untuk bersetia, sebab banyak hal yang berusaha merintangi kita. Itu mungkin kepentingan kita, ketakutan kita, keinginan kita, atau apapun yang melekat dalam diri kita. Di dalam kesetiaan, kita berusaha agar setiap keputusan kita tidak didorong oleh ketakutan atau keinginan, tetapi oleh nurani yang jujur itu.

    Dan sebagai pondasi dari kejujuran dan kesetiaan adalah kecintaan kita yang utuh kepada Tuhan, kebenaran, dan kemanusiaan. Tak ada pretensi buruk apapun yang boleh bersemi di hati dan pikiran kita, bahkan terhadap orang yang bersikap jahat dan memusuhi kita.

    Melalui blog ini, aku sedang belajar jujur dan bersetia dengan nuraniku.

Pesan Ruhul Kudus di Eden mengenai penyerangan FPI

Dari Eden, keluar pesan Malaikat Jibri, sang Ruhul Kudus mengenai penyerbuan FPI terhadap aksi damai AKKBB. Berikut ini pesannya sebagaimana yang termuat di situs http://le2-34-777.info.

Massa FPI menyerang aksi damai AKKBB

Sekitar 500 massa Front Pembela Islam (FPI) menyerang aksi damai yang diselenggarakan oleh Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB) di Monas (1 Juni 2008).
Aksi pawai memperingati hari Hari Lahir Pancasila itu bertema “Satu Indonesia untuk Semua”. Menurut rencana, aksi pawai berlangsung dari Lapangan Monas ke Bunderan HI, melewati Istana Negara. Sejumlah tokoh nasional [...]