Aliansi Umat Islam Indonesia (Alumi) melalui Hedi Muhammad menyatakan siap berhadapan dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) untuk membubarkan Jemaat Ahmadiyah. Pernyataan Hedi Muhammad, yang juga Sekjen Forum Ulama Umat Islam (FUUI) itu didukung oleh Mahendradatta yang juga ketua Tim Pengacara Muslim (TPM).
Sebagaimana diketahui, LBH Jakarta merupakan salah satu motor pendukung Aliansi Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB). AKBB memiliki posisi yang berlawanan dengan Alumi dan TPM. Sementara Alumi dan TPM menuntut pembubaran Ahmadiyah melalui berbagai pressure massa dan politik, AKKBB berpendapat bahwa pembubaran itu bertentangan dengan Konstitusi NKRI dan pokok-pokok konvensi internasional mengenai Hak Asasi Manusia (HAM) mengenai beragama dan berkeyakinan.
Poros yang berada dalam satu posisi dengan Aliansi Umat Islam (Alumi) dan Tim Pembela Muslim (TPM) adalah Forum Umat Islam (FUI), Forum Ulama Umat Islam (FUUI), Front Pembela Islam (FPI), Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), dll.
Sementara itu, poros AKKBB selain LBH Jakarta antara lain adalah Indonesian Conference on Religious and Peace (ICRP), Kontras, Jaringan Islam Kampus (Jarik), Lembaga Studi Agama dan Filsafat (LSAF), The Wahid Institute, National Integration Movement (NIM), Masyarakat Dialog Antar Agam (Madia), dll.
***
Mudah-mudahan perbedaan pandangan yang tajam ini tidak menjadi sebuah konflik horizontal di masyarakat. Semoga menjadi polemik dan pendewasaan masyarakat, melalui media dan juga upaya hukum. Semoga para pemimpin dapat menahan diri dengan tidak membuat pernyataan provokatif yang dapat memicu dan dijadikan legitimasi kekerasan di lapangan.
Berita terkait: Detikcom
DIarsipkan di bawah: peristiwa, religi | Ditandai: ahmadiyah, AKKBB, alumi, FPI, fuui, ICRP, islam, LBH, religi, tpm
Lebih elegan lewat jalur ini, daripada pakai gaya premanisme model FPI.