Kalau Tuhan terus menerus menurunkan wahyu-Nya, bagaimana menilai pewahyuan baru?
Begini pandangan Eden:
DIarsipkan di bawah: eden, pleidoi, refleksi, religi | Ditandai: eden, pledoi, pledooi, pleidoi, refleksi, religi | Leave a Comment »
Setiap umat memiliki umur. Walaupun prinsip-prinsip umum tetap berlaku, dinamika kehidupan manusia selalu menuntutkan pembaruan hukum dan hal-hal lain yang berkaitan dengan ruang dan waktu. Itulah sebabnya selalu ada pewahyuan baru.
Umat Islam pun memiliki umur, sebuah hal yang dinyatakan oleh Nabi Muhammad dan dibahas para ulama. Tetapi memang tidak enak membahaskan hal ini. Ada buku [...]
DIarsipkan di bawah: buku, eden, pleidoi, refleksi, religi | Ditandai: eden, refleksi, religi, umur umat Islam | 1 Komentar »
Dalam pemahaman Eden, Tuhan menepati janji-Nya kepada umat-Nya selama umat-Nya memenuhi perjanjian yang telah diikatnya dengan Tuhan. Kalau umat-Nya tak memenuhi perjanjian, maka dimungkinkan turun teguran Tuhan dan Wahyu baru.
Apa itu perjanjian dengan Tuhan yang harus ditepati oleh oleh umat Yahudi, Kristen, Islam, dan siapapun yang mencintai-Nya?
DIarsipkan di bawah: eden, pleidoi, refleksi, religi | Ditandai: eden, religi, umur umat | Leave a Comment »
Wahyu tak berhenti turun. Walaupun melalui Yesus, Tuhan telah menyatakan kesempurnaan Wahyu-Nya, tetapi Tuhan tetap menurunkan Wahyu-Nya kepada Muhammad.
Bukankah itu berarti Tuhan melanggar sendiri firman-Nya yang telah diturunkan kepada Yesus? Bagaimana Islam menjelaskan kepada umat Kristen mengenai “inkonsistensi firman Tuhan”? Bagaimana kalau kemudian Tuhan menurunkan wahyu lagi pasca Muhammad?
Berikut ini pandangan Eden mengenai dialektika pewahyuan [...]
DIarsipkan di bawah: eden, pleidoi, refleksi, religi | Ditandai: eden, pledoi, pledooi, pleidoi, religi, wahyu | 1 Komentar »
Umat Islam sangat sensitif terhadap wahyu. Jangankan ada pewahyuan baru pasca Muhammad, istilah wahyu pun disakralkan dan tak boleh digunakan sembarangan. Sementara itu, Komunitas Eden meyakini bahwa Tuhan tak pernah berhenti menurunkan Wahyu-Nya. Kapan pun dan di manapun, Wahyu Tuhan dapat terus diturunkan-Nya tanpa menunggu persetujuan Tuhan.
Berikut ini pandangan Eden mengenai pewahyuan dan Tuhan yang [...]
DIarsipkan di bawah: eden, refleksi, religi | Ditandai: eden, religi, wahyu | Leave a Comment »