• Senarai

    "Tugas kemanusiaan kita sebagai hamba Tuhan adalah jujur," itu salah satu prinsip hidup yang membimbingku meniti kehidupan.

    Jujur berarti kita membuka hati dan pikiran kita selapang-lapangnya, tanpa pretensi apapun saat menjalani kehidupan. Jujur berarti tak memiliki setitik apapun yang kita sembunyikan dari Tuhan dan juga manusia. Jujur adalah menyatakan apa-adanya, walaupun itu mungkin merugikan kepentingan pribadi kita dan kelompok kita.

    Setelah jujur, kita belajar bersetia dengan kejujuran kita. Tak mudah untuk bersetia, sebab banyak hal yang berusaha merintangi kita. Itu mungkin kepentingan kita, ketakutan kita, keinginan kita, atau apapun yang melekat dalam diri kita. Di dalam kesetiaan, kita berusaha agar setiap keputusan kita tidak didorong oleh ketakutan atau keinginan, tetapi oleh nurani yang jujur itu.

    Dan sebagai pondasi dari kejujuran dan kesetiaan adalah kecintaan kita yang utuh kepada Tuhan, kebenaran, dan kemanusiaan. Tak ada pretensi buruk apapun yang boleh bersemi di hati dan pikiran kita, bahkan terhadap orang yang bersikap jahat dan memusuhi kita.

    Melalui blog ini, aku sedang belajar jujur dan bersetia dengan nuraniku.

Daftar 108 gereja yang ditutup tahun 2004-2007

Setelah membaca laporan KWI & PGI ke Komnas HAM pada 14 Desember 2007, aku berusaha mencari data gereja dan rumah ibadah yang ditutup paksa itu. Akhirnya aku mendapatkan data penutupan gereja itu dari Anick HT dan Yudianto (pengacara TPKB).
Dari data yang ada, pada tahun 2007 saja ada 22 kasus penutupan rumah ibadah. Total sepanjang 2004-2007 [...]

Sesat & murtad = Halal Darahnya?

Setelah cukup lama tidak mendengar stempel “halal darahnya”, hari ini ada komentar di blog ini yang menyebutkan Ahmadiyah dan Eden sesat… dan HALAL DARAHNYA!
Hmmm…. ini sebuah problem klasik keberagamaan dalam Islam yang sampai saat ini masih cukup marak. Logika dan retorika “Halal darahnya” dikemukakan oleh berbagai kalangan dengan mudah, tanpa pikir panjang.

MA diadukan ke Komisi Yudisial

Tim Pembela Kebebasan Beragama (TPKB) melaporkan Mahkamah Agung kepada Komisi Yudisial. Sebab, MA mengabaikan permohonan Hak Uji Materiil (judicial review) terhadap Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri No. 9 Tahun 2006 dan menteri Agama No. 8 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah Dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama dan Pendirian Rumah Ibadah.

Jemaat Ahmadiyah di Mabes Polri

Kemarin, pengurus besar Jemaat Ahmadiyah diundang ke Mabes Polri. Ada pertemuan di sana yang dihadiri dari Depag, Kejagung, dan Intel Polri. Ada juga Agus Miftah dalam pertemuan itu (aku juga melihatnya di TV). Teman-teman pengacara dari LBH Jakarta juga hadir dalam pertemuan itu.
Kelihatannya nasib teman-teman Ahmadiyah belum akan membaik. Bahkan ada kemungkinan memburuk.