Posted on Desember 19, 2007 by sumardiono
Kemarin aku mendapat titipan pesan dari Bunda Lia. Pesan itu disampaikan melalui secarik kertas, sebab Bunda Lia sedang diminta Ruhul Kudus untuk puasa bicara.
Sebenarnya tidak ada yang istimewa. Tapi sebagai mantan anggota Komunitas Eden, terharu juga mendengar Bunda sedang puasa bicara dan menuliskan pesan buatku melalui secarik kertas itu. Aku scan untuk kenang-kenangan:
DIarsipkan di bawah: Diari, eden | 2 Komentar »
Posted on Desember 19, 2007 by sumardiono
Berikut ini kronologi kasus Ahmadiyah Manis Lor Kuningan, sebagaimana yang disebarkan oleh rekan-rekan dari Jemaat Ahmadiyah. Sudah waktunya publik belajar semakin dewasa dengan membuka mata dan melihat fakta, bukan mengumbar prasangka dan kebencian.
Selamat mengkaji.
DIarsipkan di bawah: peristiwa, religi | Ditandai: ahmadiyah, intoleransi, islam, Kuningan, manislor, religi | Leave a Comment »
Posted on Desember 19, 2007 by sumardiono
“Guru, bimbing aku dan berilah nasihat agar hidupku menjadi tenang.”
“Menjadi tenang hanya akan menjadi obat bius dan pelarianmu terhadap masalah. Ketenangan adalah akibat, bukan tujuan. Jika hidupmu benar, maka hatimu akan tenang.”
DIarsipkan di bawah: refleksi, religi | Ditandai: agama, hikmah, inspirasi, islam, kristen, religi, renungan, spiritualitas | Leave a Comment »