• Senarai

    "Tugas kemanusiaan kita sebagai hamba Tuhan adalah jujur," itu salah satu prinsip hidup yang membimbingku meniti kehidupan.

    Jujur berarti kita membuka hati dan pikiran kita selapang-lapangnya, tanpa pretensi apapun saat menjalani kehidupan. Jujur berarti tak memiliki setitik apapun yang kita sembunyikan dari Tuhan dan juga manusia. Jujur adalah menyatakan apa-adanya, walaupun itu mungkin merugikan kepentingan pribadi kita dan kelompok kita.

    Setelah jujur, kita belajar bersetia dengan kejujuran kita. Tak mudah untuk bersetia, sebab banyak hal yang berusaha merintangi kita. Itu mungkin kepentingan kita, ketakutan kita, keinginan kita, atau apapun yang melekat dalam diri kita. Di dalam kesetiaan, kita berusaha agar setiap keputusan kita tidak didorong oleh ketakutan atau keinginan, tetapi oleh nurani yang jujur itu.

    Dan sebagai pondasi dari kejujuran dan kesetiaan adalah kecintaan kita yang utuh kepada Tuhan, kebenaran, dan kemanusiaan. Tak ada pretensi buruk apapun yang boleh bersemi di hati dan pikiran kita, bahkan terhadap orang yang bersikap jahat dan memusuhi kita.

    Melalui blog ini, aku sedang belajar jujur dan bersetia dengan nuraniku.

Pesantren Miftahul Huda Serang dibakar

Masih pada hari yang sama dengan penyegelan terhadap Masjid Ahmadiyah Kuningan (Kamis, 13/12), Liputan 6 SCTV memberitakan pembakaran atas sebuah pesantren di kawasan Baros, Serang, Banten.
Massa membakar bangunan pesantren, enam sepeda motor, dan arsip di dalam pesantren. Alasan pembakaran, pesantren tersebut diduga menyebarkan ajaran sesat.

Masjid Ahmadiyah Kuningan disegel

Sore ini aku melihat berita, 3 masjid Ahmadiyah di Kuningan-Jawa Barat disegel oleh Pemda. Landasan dari penyegelan itu sebagaimana yang dimuat oleh OkeZone adalah Surat Keputusan Bersama no. 415/Kep.58-Pem.Um/2004 tertanngal 20 Desember 2004 dan surat perintah dari Bupati Kuningan tertanggal 13 Desember 2007.
Liputan 6 SCTV juga menayangkan penyegelan itu.