• Senarai

    "Tugas kemanusiaan kita sebagai hamba Tuhan adalah jujur," itu salah satu prinsip hidup yang membimbingku meniti kehidupan.

    Jujur berarti kita membuka hati dan pikiran kita selapang-lapangnya, tanpa pretensi apapun saat menjalani kehidupan. Jujur berarti tak memiliki setitik apapun yang kita sembunyikan dari Tuhan dan juga manusia. Jujur adalah menyatakan apa-adanya, walaupun itu mungkin merugikan kepentingan pribadi kita dan kelompok kita.

    Setelah jujur, kita belajar bersetia dengan kejujuran kita. Tak mudah untuk bersetia, sebab banyak hal yang berusaha merintangi kita. Itu mungkin kepentingan kita, ketakutan kita, keinginan kita, atau apapun yang melekat dalam diri kita. Di dalam kesetiaan, kita berusaha agar setiap keputusan kita tidak didorong oleh ketakutan atau keinginan, tetapi oleh nurani yang jujur itu.

    Dan sebagai pondasi dari kejujuran dan kesetiaan adalah kecintaan kita yang utuh kepada Tuhan, kebenaran, dan kemanusiaan. Tak ada pretensi buruk apapun yang boleh bersemi di hati dan pikiran kita, bahkan terhadap orang yang bersikap jahat dan memusuhi kita.

    Melalui blog ini, aku sedang belajar jujur dan bersetia dengan nuraniku.

GSJ (30): Penutup

Usai menyampaikan surat kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) pada 19 November 2003, Gerakan Suci Jibril sempat berhenti untuk beberapa saat. Malaikat Jibril menyatakan bahwa Tuhan ingin memberikan peringatan kepada umat Kristen agar berjaga-jaga dari provokasi SARA. Tetapi sebelum amanah kepada umat Kristen itu dijalankan, Malaikat Jibril sudah memberikan tugas yang lain, yaitu merapikan Eden, rumah di Jl. Mahoni 30, Jakarta Pusat.

Selain merapikan rumah, Malaikat Jibril juga memerintahkan untuk membangun ruang studio musik di lantai dua dan menyiapkan ruang belajar untuk anak-anak di Eden. Satu lagi, Malaikat Jibril memerintahkan agar situs www.liaeden.info dan www.salamullah.org segera diselesaikan.

Baru di awal tahun 2004 Gerakan Suci Jibril melakukan aktivitasnya lagi. Awalnya dipicu oleh penampilan di Permadi di televisi. Permadi adalah seorang anggota DPR dan tokoh yang sering dijadikan rujukan untuk masalah-masalah Kejawen dan supranatural. Dalam penampilannya di televisi, Permadi menyatakan banyak hal tentang Nyi Loro Kidul, termasuk keyakinannya bahwa bangsa Indonesia ini berada dalam naungan perlindungan Nyi Loro Kidul.

Menyikapi pernyataan terbuka Permadi di televisi, Malaikat Jibril menuliskan fatwanya dan memerintahkan untuk mendatangi RCTI dan Permadi. Setelah tiga kali datang ke rumah Permadi dan tak bertemu, akhirnya utusan GSJ bertemu dengan Permadi di kantornya di gedung Nusantara I, Kompleks DPR/MPR RI. Dalam pertemuan pada tanggal 6 Februari 2004 pukul tujuh pagi itu, GSJ diwakili oleh Mbak Dunuk, Mas Rahman dan Andito.

Dalam kesempatan itu, terjadi dialog antara Mas Rahman dan Permadi yang tetap menyatakan keyakinannya tentang peran positif Nyi Loro Kidul dalam kehidupan bangsa Indonesia. Tapi beliau pun tak merasa keberatan jika ada yang tak setuju dan ingin membersihkan tempat-tempat kemusyrikan sebagaimana yang dilakukan Gerakan Suci Jibril.

Inilah fatwa Ruhul Kudus yang disampaikan kepada Permadi:

Fatwa Ruhul Kudus Terhadap Permadi
Perihal Pernyataannya tentang Kekuasaan Nyi Loro Kidul terhadap Bangsa Indonesia, di RCTI

Atas Nama Allah Yang Maha Esa

Konsekuensi sebuah pernyataan di sarana publik sebagaimana pernyataan anda di tayangan “Angin Malam” di RCTI, tentang pengayoman Nyi Loro Kidul terhadap bangsa dan Negara Indonesia. Adapun pernyataan itu secara langsung mempengaruhi keyakinan para pemirsa.

Sudah lama pemujaan terhadap Nyi Loro Kidul itu diyakini oleh bangsa Indonesia. Keyakinan itu memang berasal dari raja-raja Jawa dan mantan presiden Indonesia, Bung Karno dan seterusnya, dan telah menjadi langgeng oleh pemimpin-pemimpin Indonesia yang lainnya. Gus Dur dan Megawati meneruskan keyakinan itu. Maka dengan ini kami sampaikan bahwa pernyataan anda di RCTI itu semakin memperjelas kemusyrikan para raja dan presiden Indonesia yang kemudian meluruh, meliputi bangsa Indonesia.

Sebagai paranormal dan sekaligus Wakil Rakyat di DPR, pernyataan anda itu mengukuhkan kedudukan Nyi Loro Kidul sebagai sekutu Tuhan, sebagaimana dia itu diagunkan sebagai kuasa yang ditunggu kedatangannya untuk menolong rakyat Indonesia. Sementara kamilah yang membawakan amanah Tuhan untuk menghalau kekuasaannya itu. Adapun kedudukan Nyi Loro Kidul dan kerajaannya itu kupastikan sebagai penguasaan dajjal di negeri ini.

Dan kami mendirikan kerajaan malaikat. Ruhul Kudus yang menjamin pemulihan ketauhidan dan agama dan kebangkitan bangsa Indonesia kembali. Kekuasaan dajjal Nyi Loro Kidul takkan pernah akan menjadi pertolongan Tuhan. Dia bukanlah dewi utusan Tuhan, melainkan ratu jin yang menyesatkan.

Ketika bangsa Indonesia terkelabui olehnya, kemaksiatan dan keamoralan serta kebrutalan perilaku merajalela di masyarakat, sedangkan anda menyatakan kebalikannya. Itulah pengelabuannya yang sedang anda puji-pujikan di hadapan masyarakat. Sebaiknya anda menyimak penjelasan kami. Tertera sebuah VCD: “Sumpah-sumpah di Eden”. Kami telah bersumpah nan sangat keras. Jadikanlah itu sebagai bukti kebenaran dari Tuhan dan landasan kiprah kami di dunia dari Indonesia. Semoga anda mau berpaling setelahnya.

Sungguh kemusyrikan itu sedang akan dibasmi Tuhan. Janganlah menjadi tokoh yang memprasaranai kemusyrikan. Tuhan sedang menindak tegas orang-orang yang menyebarkan kemusyrikan. Jauhilah Nyi Loro Kidul, karena Jibril telah membunyikan terompet sangkakala. Kami sudah mencanangkan Kerajaan Lia Eden, Ratu Adil dan Satrio Piningit yang sesungguhnya dari Tuhan. Sungguh perkasa kami dalam menghakimi dan menegakkan kembali ketauhidan itu.

Atas nama Allah Yang Maha Esa, binasalah Nyi Loro Kidul dan kerajaannya dan para pengikutnya! Berdoalah agar anda selamat dari pembasmian kemusyrikan dari Tuhan.

Jakarta, 26 Januari 2004
Jibril Ruhul Kudus

Selain mendatangi Permadi, Malaikat Jibril juga memerintahkan untuk mendatangi Gus Dur, pemuka NU dan mantan presiden yang dikenal sangat akrab dengan dunia gaib. Malaikat Jibril meminta agar peringatan Tuhan disampaikan ke Gus Dur karena sikap dan perbuatannya menjadi acuan banyak orang, termasuk perilaku mistiknya.

Pertemuan dengan Gus Dur itu terjadi setelah Subuh, di masjid Al Munawarah yang letaknya di depan kediaman Gus Dur di daerah Ciganjur Jakarta. Pertemuan yang berlangsung singkat pada tanggal 10 Februari 2004 itu untuk menyampaikan pesan Tuhan yang sama, yaitu kejernihan tauhid dalam beragama. Diwakili Mbak Dunuk, Mas Rahman, dan Andito, pesan Tuhan disampaikan kepada Gus Dur disertai VCD Sumpah-sumpah di Eden. Saat pesan Tuhan itu disampaikan, Gus Dur menerimanya dengan baik dan sama sekali tak memberikan tanggapannya.

Demikian, perjalanan menyampaikan amanah Tuhan melalui Gerakan Suci Jibril itu telah selesai dijalankan. Kami sudah berupaya melakukan semua yang diamanahkan dengan sebaik-baiknya. Hasilnya kami serahkan sepenuhnya kepada-Nya. Semoga Tuhan berkenan menambahkan apa-apa yang kurang dari kami dan menyempurnakan ketidaksempurnaan kami sehingga menjadi sempurna kehendak-Nya yang ingin dinyatakan. Semoga bangsa Indonesia segera terbuka mata hatinya untuk bersuci dan hidup benar di dalam ajaran-Nya. Amin.

(Kutipan dari buku “Gerakan Suci Jibril”, catatan perjalanan Kaum Eden-Salamullah tahun 2003 ketika menyampaikan pesan dan peringatan Tuhan tentang ketauhidan dengan cara mendatangi tempat praktek paranormal dan kyai-kyai yang mengajarkan ilmu mistik dan kanuragan, serta media massa baik cetak maupun elektronik. Perjalanan dilakukan mulai Banten di ujung barat Jawa hingga Banyuwangi di ujung timur Jawa.)

Tinggalkan Balasan

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.