• Senarai

    "Tugas kemanusiaan kita sebagai hamba Tuhan adalah jujur," itu salah satu prinsip hidup yang membimbingku meniti kehidupan.

    Jujur berarti kita membuka hati dan pikiran kita selapang-lapangnya, tanpa pretensi apapun saat menjalani kehidupan. Jujur berarti tak memiliki setitik apapun yang kita sembunyikan dari Tuhan dan juga manusia. Jujur adalah menyatakan apa-adanya, walaupun itu mungkin merugikan kepentingan pribadi kita dan kelompok kita.

    Setelah jujur, kita belajar bersetia dengan kejujuran kita. Tak mudah untuk bersetia, sebab banyak hal yang berusaha merintangi kita. Itu mungkin kepentingan kita, ketakutan kita, keinginan kita, atau apapun yang melekat dalam diri kita. Di dalam kesetiaan, kita berusaha agar setiap keputusan kita tidak didorong oleh ketakutan atau keinginan, tetapi oleh nurani yang jujur itu.

    Dan sebagai pondasi dari kejujuran dan kesetiaan adalah kecintaan kita yang utuh kepada Tuhan, kebenaran, dan kemanusiaan. Tak ada pretensi buruk apapun yang boleh bersemi di hati dan pikiran kita, bahkan terhadap orang yang bersikap jahat dan memusuhi kita.

    Melalui blog ini, aku sedang belajar jujur dan bersetia dengan nuraniku.

GSJ (30): Penutup

Usai menyampaikan surat kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) pada 19 November 2003, Gerakan Suci Jibril sempat berhenti untuk beberapa saat. Malaikat Jibril menyatakan bahwa Tuhan ingin memberikan peringatan kepada umat Kristen agar berjaga-jaga dari provokasi SARA. Tetapi sebelum amanah kepada umat Kristen itu dijalankan, Malaikat Jibril sudah memberikan tugas yang [...]

GSJ (29): Media Massa, Pemurtadan Jin Salibis

Dari perjalanan ke majalah Sabili, rombongan Kaum Eden diberi beberapa edisi majalah Sabili. Salah satu yang mengejutkan bagi kami semua adalah salah edisi Sabili yang berjudul “Jin Salibis Murtadkan Umat” yang terbit pada 5 Juni 2003.
Di dalam edisi itu, Sabili mengangkat isu beberapa muslimah yang kesurupan jin. Ketika jin itu hendak diusir oleh seorang ustadz [...]

GSJ (28): Media Massa, Media Massa Islam

Media televisi sudah kami datangi semua. Maka kemudian giliran media massa cetak yang harus kami datangi untuk menyampaikan pesan Tuhan melalui Malaikat Jibril itu. Selain kepada media umum, kami juga harus mendatangi media massa Islam semisal Media Dakwah, Sabili, dan Suara Hidayatullah. Kepada media massa umum kami membawa pesan yang serupa dengan pesan yang kami [...]

GSJ (27): Media Massa, Keadaan Pemilu 2004

Selain tentang kemusyrikan, ternyata Malaikat Jibril juga memerintahkan kami untuk menyampaikan pesan mengenai politik dan Pemilu 2004. Malaikat Jibril memperingatkan keadaan Pemilu 2004 sebagai Pemilu yang terkelam sebagai akibat keegoan para pemimpin politik untuk memenangkan kelompoknya dengan segala cara.

GSJ (26): Media Massa, Tayangan Televisi

Selepas mendatangi Parade Dukun di TMII, kami sempat beristirahat sebentar. Tak lama beristirahat dan melepaskan lelah, tugas panjang yang berikutnya sudah menunggu. Kami harus mendatangi media massa televisi dan cetak untuk menyampaikan peringatan-peringatan Tuhan mengenai tayangan dan berita-berita  kemusyrikan (mistik), erotisme, dan kekerasan (kriminal). Peringatan Tuhan tentang ketiga hal tersebut bukan sekedar peringatan normatif ataupun [...]

GSJ (25): Media Massa, Media Kemusyrikan

“Tidakkah kamu melihat bahwasanya mereka (para penyair)
mengembara di tiap-tiap lembah
dan bahwasanya mereka suka mengatakan
apa yang mereka sendiri tidak mengerjakan(nya)? “
(QS Asy Syuara 26:225-226)
Belum selesai urusan dengan dukun, Ayah sudah menyiapkan maklumat untuk media massa mistik dan meminta kami untuk mendatangi media-media itu. Dan untuk mengawalinya, kami mengunjungi beberapa kantor pusat media massa mistik yang ada [...]

GSJ (24): Parade Dukun, Karnaval Dukun

Di daerah Semarang, rombongan Mas Rahman mendapat informasi bahwa para dukun sedang berkumpul di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan akan melakukan parade paranormal di sana. Paranormal yang didatangi rombongan Eden di Semarang itu adalah salah satu peserta dari acara di TMII. Informasi itu kemudian disampaikan oleh Mas Rahman ketika sampai di Pandaan seusai perjalanan [...]

GSJ (23): Parade Dukun, Organisasi Paranormal

“Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain  Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui. “
(QS Al Ankabut 29:41)
Dalam kesempatan mengunjungi para dukun dan kaum supranatural, ternyata kami mendapati bahwa kaum supranatural telah mengorganisir dirinya melalui aneka macam kelompok organisasi. Bukan hanya mempromosikan dirinya melalui [...]

GSJ (22): Pandaan-Jakarta, Dewi Lanjar

Seorang pegawai hotel di Pekalongan berkata dengan bisik-bisik ke Lala, “Sudah pernah ke dukun Dewi Lanjar?” Pertanyaan itu muncul ketika dia bertanya dan Lala sempat menjelaskan tentang misi kami mendatangi dukun-dukun di tanah Jawa untuk memberikan peringatan tentang kemusyrikan.

GSJ (21): Pandaan-Jakarta, Komunitas Sambhala

Sewaktu dalam perjalanan mendatangi dukun-dukun di Jawa Tengah, rombongan Mas Rahman sempat singgah di kota Pekalongan. Karena tidak mempunyai referensi sedikit pun tentang dukun, Ibu Ipuk yang pernah tinggal di Pekalongan menanyakan alamat dukun di Pekalongan. Tetapi, pertanyaan tentang dukun itu ternyata justru membawa rombongan Mas Rahman mengenal sebuah kelompok spiritual yang menamakan dirinya komunitas [...]