• Senarai

    "Tugas kemanusiaan kita sebagai hamba Tuhan adalah jujur," itu salah satu prinsip hidup yang membimbingku meniti kehidupan.

    Jujur berarti kita membuka hati dan pikiran kita selapang-lapangnya, tanpa pretensi apapun saat menjalani kehidupan. Jujur berarti tak memiliki setitik apapun yang kita sembunyikan dari Tuhan dan juga manusia. Jujur adalah menyatakan apa-adanya, walaupun itu mungkin merugikan kepentingan pribadi kita dan kelompok kita.

    Setelah jujur, kita belajar bersetia dengan kejujuran kita. Tak mudah untuk bersetia, sebab banyak hal yang berusaha merintangi kita. Itu mungkin kepentingan kita, ketakutan kita, keinginan kita, atau apapun yang melekat dalam diri kita. Di dalam kesetiaan, kita berusaha agar setiap keputusan kita tidak didorong oleh ketakutan atau keinginan, tetapi oleh nurani yang jujur itu.

    Dan sebagai pondasi dari kejujuran dan kesetiaan adalah kecintaan kita yang utuh kepada Tuhan, kebenaran, dan kemanusiaan. Tak ada pretensi buruk apapun yang boleh bersemi di hati dan pikiran kita, bahkan terhadap orang yang bersikap jahat dan memusuhi kita.

    Melalui blog ini, aku sedang belajar jujur dan bersetia dengan nuraniku.

Video penghancuran masjid Ahmadiyah di Riau

Menyedihkan melihat betapa ajaran Tuhan pun tak bisa membantu manusia menyelesaikan perbedaan-perbedaan yang sangat tajam dengan cara yang beradab/bermoral. Untuk kesekian kalinya, terjadi penghancuran masjid milik Jemaat Ahmadiyah (Masjid Mubarak Mahato) di Rokan Hilir, Riau.

Selengkapnya posting sudah aku pindahkan di:

http://www.detaknurani.com/2008/10/18/video-penghancuran-masjid-mahato-di-rokan-hilir-riau/#more-638

Soft launching situs Detak Nurani

Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Berkehendak dan Memberikan Berkah, hari ini situs Detak Nurani selesai dibuat, diupload, dan mulai bisa diakses secara live. Blog DetakNurani merupakan kelanjutan dari blog turunkebumi ini, sekaligus rangkuman dengan isi yang lebih lengkap mengenai berbagai isu spiritualitas.

Masih banyak detil yang harus diperbaiki. Walaupun begitu, rumah baru ini sudah bisa dikunjungi bagi siapapun yang ingin mampir.

Monggo, silakan berkunjung dan berbincang di http://detaknurani.com.

FPI menampar wanita di sidang Rizieq Shihab

Berita di DetikCom, hari ini (28/8/2008) para aktivis FPI yang menghadiri sidang Rizieq Shihab di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjambak dan menampar seorang wanita yang ada di dalam ruang sidang. Menurut berita DetikCom itu, alasannya adalah karena wanita itu meneriakkan “teroris”.

Baca selebihnya »

Delapan Tahapan Genosida

Genosida berarti suatu tindakan yang dilakukan secara sistematis dengan tujuan untuk menghancurkan atau memusnahkan seluruh atau sebagian bangsa, etnis, ras atau kelompok kepercayaan. Genosida adalah suatu proses yang terdiri dari delapan buah tahap. Tahapan- tahapan ini terjadi berurutan dan dapat diprediksikan sebelumnya.

Baca selebihnya »

Tanpa kekerasan, tanpa kekebalan

Akhir-akhir ini, ada dua ekspresi beragama yang cukup mencuat di publik.

Yang pertama adalah kekerasan mengatasnamakan agama. Atas nama pembelaan terhadap kemuliaan Tuhan dan agama, sekelompok orang menghalalkan dan mempraktekkan kekerasan kepada orang lain yang dianggap sesat atau berbeda. Dalam bentuk ekstrem, kita pernah menyaksikannya dalam bentuk bom Bali. Dalam skala yang lebih kecil (walaupun tetap saja mengkhawatirkan), penyerangan dan anarkisme mengatasnamakan agama sering kita saksikan di berbagai kota di Indonesia. Yang terakhir adalah penyerangan FPI terhadap massa AKKB yang sedang melakukan aksi damai di Monas dan aksi balasan terhadap FPI di Cirebon/Yogya.

Baca selebihnya »

Mengapa di Indonesia Ahmadiyah sulit dilarang?

Soal Jemaat Ahmadiyah di Indonesia ini memang kompleks. Sebab, Indonesia bukanlahnegara Islam. Kalau Indonesia adalah negara yang dibangun berdasarkan Syariat Islam, persoalan Ahmadiyah akan selesai dengan pelarangan Ahmadiyah sebagaimana yang terjadi di Arab Saudi dan Pakistan. Argumentasi para penentang Ahmadiyah pasti akan dikabulkan.

Demikian pun, seandainya Indonesia adalah negara sekuler yang memisahkan secara tegas antara agama dan keyakinan, maka persoalan Ahmadiyah tidak akan muncul karena negara tidak campur tangan pada urusan keyakinan warga negaranya.

Baca selebihnya »

Jangan lagi ada kekerasan

Penyerbuan FPI ke massa AKKBB terus memicu ekses. Setelah pelepasan papan FPI di Cirebon, menyusul aksi pelepasan papan FPI di Yogyakarta yang memicu konflik.

Ini bukan sinyal yang bagus untuk Indonesia.

Baca selebihnya »

Daftar korban AKKBB yang teridentifikasi

Berikut ini daftar korban (yang sempat teridentifikasi) oleh AKKBB dalam aksi serangan FPI terhadap AKKBB di Monas (1/6).

Korban (yang sempat teridentifikasi)
1. Imdadun Rahmat : Memar di sekujur badan, kepala bocor
2. M. Guntur Romli : Memar di sekujur badan, hidung patah
3. KH Maman Imanulhaq : Memar di sekujur badan, sobek di dagu
4. Ahmad Suaedy : Memar di punggung, sobek di dagu
5. Dr. Syafii Anwar : Kepala berdarah
6. Hamid Taher : Gegar otak ringan dan tangan kiri patah
7. Niratun (sempat dibawah ke RS. Tarakan), luka dikepala dengan 4 jahitan dan muntah-muntah, badan memar akibat pukulan.

Baca selebihnya »

Kronologi penyerbuan FPI ke AKKBB (versi AKKBB)

Ada kronologi penyerbuan FPI di Monas versi FPI ada kronologi penyerbuan versi AKKBB. Karena kronologi versi FPI sudah dimuat di DetikCom, berikut ini kronologi versi AKKBB yang aku dapat.

Silakan masyarakat menilai sendiri.

Baca selebihnya »

Jangan lagi ada kekerasan

Penyerbuan FPI ke massa AKKBB terus memicu ekses. Setelah pelepasan papan FPI di Cirebon, menyusul aksi pelepasan papan FPI di Yogyakarta yang memicu konflik.

Ini bukan sinyal yang bagus untuk Indonesia.

Baca selebihnya »